Memahami Seseorang Dari Pola Dasar Wataknya

Ketika kita mendengar kata Manusia pasti kita terbayang akan diri kita dan orang-orang yang ada disekitar kita, dalam pikiran kita Manusia adalah makhluk yang sempurna di bandingkan makhluk yang lainnya karena memiliki akal (pikiran), nafsu dan perasaan. Kita sadari atau tidak disadari tiap Manusia itu unik, mereka memiliki ciri khas, sifat dan watak masing-masing, dan didunia ini tidak ada satupun Manusia yang memiliki sidik jari yang sama. Dalam blog yang Anda baca ini kita tidak akan membahas manusia secara utuh tapi hanya sari segi watak yang dapat kita lihat dan rasakan.  

Pernahkan anda berpikir/ mengamati orang-orang yang ada disekeliling Anda bahwa mereka memiliki watak yang berbeda, ada pula yang tiba-tiba marah ketika kita tidak menyetujui pendapatnya , ada orang yang selalu rapi bahkan uang didalam dompetnya pun disusun sedemilian rupa dari yg nilainya besar ke yang nilainya kecil atau sebaliknya, ada pula orang yang yang terkesan seadanya, rapi bukan bagian dari dirinya dan berantakan adalah hal yang dapat menggambarkan dirinya ( This is my style, katanya…seh!!), ketika kita dapat memahami watak dari seseorang maka kita akan semakin mudah untuk menjalin hubungan dengannya karena kita sudah mengerti apa maunya dia dan apa yang dia senangi sehingga tidak akan ada kesalahpahaman atau sampai pertengkaran.

Watak adalah sesuatu hal yang tidak bisa lepas dari kepribadian seseorang, seorang penulis buku terlaris Florance Litteur dalam bukunya yang berjudul “Personality Plus” mengatakan dalam diri manusia terdapat 4 (empat) pola dasar watak yakni sanguinis, Koleris, Melankolis, dan Phlegmatis. Menurutnya lagi tiap Manusia dalam dirinya telah memiliki ke-4 watak tersebut tapi yang membedakannya hanya persentasenya saja, jadi persentase terbesar lah yang menonjolkan watak dari seseorang tersebut. Disini kita akan membahasnya satu persatu.


1. Sanguinis
Sanguinis atau yang populer, mereka ini memiliki kecenderungan ingin populer. Mereka ini ingin disenagi orang lain, hidupnya penuh dengan bunga dan warna-warni, mereka orang yang suka bicara dan sulit dihentikan, gejolak emosinya bergelombang dan transparan. Pada suatu saat ia dapat berteriak kegirangan dan beberapa saat ia dapat menangis tersedu-sedu. Namun orang sanguinis sedikit agak pelupa, cendrung berpikir ‘pendek’, sulit berkonsentrasi dan hidupnya serba tak teratur. Jika suatu saat Anda melihat meja kerja rekan kerja/ sahabat Anda berantakan maka bisa jadi ia sanguinis. Kemungkinan besar pula ia pun kurang mampu berdisiplin dengan waktu dan sering lupa janji. Namun kalau disuruh melakukan sesuatu maka ia akan sangat semangat mengiyakan dan terkesan betul-betul akan dilakukannya, tapi percayalah beberapa hari kemudian ia tidak lakukan apapun juga/hanya sedikit yang dilakukannya karena mereka dalam golongan ini cepat sekali merasa bosan terhadap sesuatu.

2. Melankolis
Melankolis atau yang sempurna, golongan ini agak berseberangan dengan Sanguinis , cenderung serba teratur, rapi , terjadwal, tersusun sesuai pola. Umumnya mereka suka terhadap fakta-fakta ,data-data, angka-angka dan sering sekali memikirkan segalanya secara mendalam. Dalam sebuah pertemuan biasanya pembicaraan didominasi oleh Sanguinis, berbeda dengan Melankolis yang cenderung menganalisa , memikirkan dan mempertimbangkan dan kalau ia sudah bicara pastilah apa-apa yang ia katakana benar-benar hasil yang ia pikirkan secara mendalam sekali. Tidak jarang orang Melankolis apabila menjawab sebuah pertanyaan membutuhkan waktu yang lumayan lama. Orang Melankolis ingin segalanya serba sempurna, serba teratur. Karen itu jangan heran apabila ada bayi Anda yang melankolis tidak mau tidur hanya gara-gara selimut/ bantal yang membentengi tubuhnya belum tertata rapi. Dan jangan coba-coba mengubah isi lemari yang telah disusun oleh kakak/ibu anda yang Melankolis sebab betul-betul telah ia tata apik sekali sehingga warna, jenisnya, klasifikasi pemakaiannya sudah ia perhitungkan secara matang, ia akan dongkol sekali apabila kita merubah susunannya.

3. Koleris
Koleris atau yang kuat, mereka dalah golongan yang suka sekali mengatur-ngatur orang, suka perintah-perintah orang, ia tidak ada penonton dalam aktivitasnya, bahkan bisa saja seorang tamu yang berkunjungpun bisa saja ia suruh untuk melakukan sesuatu untuknya. Karena sifatnya yang “Bossy” membuat ia tidak punya banyak teman. Orang-orang berusaha menghindar, menjauh agar tidak menjadi korban karakternya yang suka mengatur, dan tidak mau kalah. Apabila menonton acara TV biasnya orang koleris paling senang ganti-ganti channel, liat ada iklan langsung saja diganti cahannelnya. Orang Koleris suka dengan tantangan, suka berpetualang. Prinsip mereka “ Hanya saya yang bisa menyelesaikan segalanya, tanpa saya berantakan semua”. Karena itu mereka sangant focus terhadap tujuan , tegas, kuat, cepat dan tangkas mengerjakan sesuatu,baginya tidak ada yang tidak mungkin. Seorang koleris , mau manjat tebing, bertarung ataupun memimpin peperangan. Kalau ia sudah kobarkan semangat “ harus berhasil” maka hampir dapat dipastikan apa yang ia lakukan akan tercapai seperti yang ia katakana sebab ia tidak mudah menyerah dan tidak mudah mengalah.

4. Phlegmatis
Phlegmatis atau cinta damai. Golongan ini sangat tidak menyukai terjadi konflik karena itu ia mau disuruh apa saja meskipun ia tidak suka agar konflik tidak terjadi. Baginya kedamaian adalah segala-galanya . Bila timbul pertengkaran atau masalah ia akan segera mencari solusi yang damai supaya tidak terjadi pertengkaran, ia adalah orang yang sangat loyal, ia mau merugi sedikit atau rela sakit asal masah tidak berkepanjangan. Golongan Phlegmatis kurang bersemangat, kurang teratur dan serba dingin. Cenderung diam, kalem dan apabila memecahkan masalah sangat menyenangkan. Ia seorang pendengar yang baik tapi kalau disuruh mengambil keputusan maka ia akan terus menunda-nunda. Kalau anda melihat ada sekelompok orang yang berkerumun mengelilingi satu orang yang asik bicara maka pastilah orang yang berbicara itu adalah golongan Sanguinis dan yang mendengarkan adalah Phlegmatis. Kadang serba salah berhadapan dengan orang Phlegmatis ini, ibarat keledai yang apabila di dorong ngambek tapi apabila dibiarkan tidak akan jalan.
Mencoba Memahami Orang Lain
Sekarang Anda masuk watak yang mana? Coba Anda amati orang-orang yang ada di sekitar Anda, golongan apa mereka? Ketika Anda sudah mulai memahami maka apakah sama persis seperti itu? Jawabannya tentu saja tidak, Florence Litteur berdasarkan penelitiannya bertahun-tahun bahwa ternyata keempat watak tersebut sebenarnya sudah ada dalam diri manusia, yang membedakannya hanyalah kadar/ persentasenya saja. Karena itu muncul beberapa kombinasi antara watak manusia.

Koleris-Sanguinis
Koleris-Sanguinis maksudnya kedua watak tersebuat dominan sekali mempengaruhi cara kerja dan pola hubungan dengan orang lain. Di sekitar kita banyak sekali orang-orang yang memiliki kombinasi kedua watak ini. Ia orang yang suka mengatur-ngatur orang lain namun senang juga bicara dan mudah juga pelupa.

Koleris–Melankolis
Ia adalah orang yang tidak memiliki banyak teman, bicaranya dingin, kalem ,suka menagatur, tidak mau kalah dan terkadang terasa menyakitkan meskipun kadang tidak bermaksud seperti itu. Ketika ia meminta jawaban Anda dalam suatu hal maka jawaban Anda akan ia kejar sampai mendalam sehingga terkesan diintrogasi sebab ia ingin selalu sempurna, pengen tahu secara lengkap danagak dingin . ketika anda menghadapi orang kombinasi watak ini maka Anda harus pahami sifatnya yang memang begitu dan tingkatkan kesabaran Anda. Yang penting Anda tahu bahwa ia sebetulnya juga baik namun tampak permukaan kadang kurang simpatik.

Phlegmatis- Melankolis
Ia adalah orang yang pembawaannya diam, tenang tapi Anda harus ingat bahwa apa yang Anda katakana akan ia pikirkan secara mendalam dan ia analisa. Dan kalau ia mengambil keputusan maka pastilahvkeputusan yang ia ambil berdasarkan perenungan yang mendalam dan ia pikirkan matang-matang.

Banyak lagi tentunya kombinasi-kombinasi yang ada pada tiap manusia, akan tetapi yang penting adalah bagaimana memanfaatkannya dalam aktivitas hidup kita. Mungkin muncul dibenak kita diantara semua watak tersebut mana yang paling baik? Jawabannya menurut Florence , tak ada yang paling baik. Semuanya baik, tanpa orang Sanguinis maka dunia akan terasa sepi. Tanpa orang Melankolis, mungkin tidak ada kemajuan di bidang riset, keilmuan dan budaya. Tanpa orang koleris maka dunia ini akan berantakan tanpa arah dan tujuan . Tanpa sang phlegmatis maka tidak ada orang bijak yang bisa mendamaikan dunia.


Yang terpenting bukanlah mana yang terbaik, sebab kita semua bisa mengasah kemampuan kita berhubungan dengan orang lain. Seorang yang ahli dalam hubungan interpersonal ia akan mudah dalam beradaptasi dengan berbagai watak itu, ia tahu menghadapi sifat pelupa dan acaknya kaum Sanguinis, misalnya dengan memintanya untuk selalu berbuat dan memintanya melakukan segera. Ia jago membakar potensi orang Koleris mencapai goal-nya, atau membakar sang phlegmatis agar segera bertindak saat itu juga, “ Inilah seninya” kata Florence. Untuk menjadi seorang ahli dalam hubungan interpersonal maka tentulah Anda dulu yang harus berubah . Belajarlah menjadi pengamat tingkah laku Manusia.


Share/Save/Bookmark

Jangan Tertipu Gemerlap Valentine’s Day


Crass…. Kepala St. Valentine dipancung oleh penguasa Roma. Inilah kisah tragis tentang seorang bishop di Terni, suatu tempat kira-kira 60 mil dari Roma. Kenapa ia dipancung? Konon kabarnya gara-gara ia memasukkan sebuah keluarga Romawi ke dalam agama Kristen. Itu terjadi sekitar 273 masehi. Dalam perkembangannya peristiwa tersebut lalu dikaitkan dengan gebyar Valentine’s Day.
Ajaibnya, hajatan Valentines’s  Day yang di garap anak-anak muda kontemporer rada-rada tidak nyambung dengan latar belakang sejarahnya. Alih-alih memperingati “jasa-jasa” sang rahib, eh malah diisi dengan kegiatan curhat dan kasih sayang. Benar-benar tulalit.


Upacara Dewa-Dewa
Tapi apa mau dikata, kegiatan rutin tahunan Valentine’s day sudah kepalang dinobatkan sebagai hari kasih sayang di seluruh dunia. Termasuk kita yang ikut-ikutan heboh setiap tanggal 14 Februari. Padahal Valentine’s day ternyata punya latar belakang yang bukan berasal dari Islam. Jadi, bahkan dalam versi lain, disebutkan bahwa pada awalnya orang-orang romawi merayakan  hari besar mereka  yang jatuh pada tanggal 15 februari yang diberi nama Lupercalia. Peringatan ini adalah sebagai penghormatan kepada Juno (Tuhan wanita dan per-kawinan) dan Pan (Tuhan dari alam ini) seperti apa yang mereka percayai. Acaranya? Laki-laki dan wanita berkumpul, lalu saling memilih pasangannya lewat kado yang telah dilumpulkan dan diberi tanda sebelumnya—tukar kado. Selanjutnya? Hura-hura sampai pagi.
Seiring dengan berjalannya waktu, pihak gereja—yang waktu itu  agama Kristen mulai menyebar di Romawi—memindahkan upacara penghormatan terhadap berhala itu menjadi tanggal 14 Februari. Dan dibelokkan tujuannya, bukan lagi menghormati berhala, tapi menghormati seorang pendeta Kristen yang tewas dihukum mati. Nama acaranya pun bukan lagi Lupercalia, tapi Saint Valentine.
Weleh-weleh, kamu yang ikut-ikutan dalam hajatan Valentine’s Day itu ternyata merayakan peringatan yang bukan berasal dari Islam. Tidak tahu, apa tidak mau tahu?

Jauh dari Islam
Melihat akar sejarahnya, kita tidak bisa membantah kalau acara Valentinan itu tidak ada sangkut pautnya dengan ajaran islam. Malah, ibarat diamnya gunung berapi, acara ini punya potensi besar untuk menyeret remaja kaya kamu-kamu kedalam pergaulan yang negative.
Yang sudah nyata, adalah tanpa sadar kita jadi ikut-ikutan acara ini. Padahal, budaya itu tidak mirip-mirip amat dengan way of life-nya Islam.
Terlebih Al-Quran sangat “tegas” menyingkapi masalah ini. Allah SWT berfirman,
“ Janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mengetahui keterangannya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati, semuanya akan dimintai pertanggung jawabannya.” (Al-Israa:36)
Budaya Valentine’s Day itu memang berasal dari way of life-nya akidah lain, yakni budaya orang barat yang berakidah sekuler. Firman Allah SWT,
“…dan sesungguhnya jika kamu mengikuti keingian mereka setelah datang  ilmu kepadamu (keterangan-keterangan), sesungguhnya kamu kalau demikian termasuk golongan orang-orang zalim” (Al-Baqarah: 145)
Maka, kamu juga harus gaul soal hukum-hukum Islam. Termasuk dalam hal ini adalah ketika akan melakukan suatu perbuatan.  Ada keharusan untuk tahu hukumnya dulu sebelum melakukan.  Sebagaimana suatu kaidah syar’iyah yang berbunyi,” Asal (pokok/dasar) perbuatan adalah terkait (terikat) dengan hukum-hukum Islam. “ Termasuk dalam “berkasih sayang” versi Valentine’s Day ini, wajib tahu hukumnya biar tidak menyesal seumur hidup kamu.
Rasulullah saw, orang yang paling mulia dan kita teladani, dengan tegas memperingatkan kita agar jangan mengikuti pola hidup (budaya) kaum/bangsa lain. Dalam hadits riwayat Bukhari dan Abu Hurairah disebutkan bahwa Rasulullah saw. bersabda,” Tidak akan terjadi kiamat sebelum umatku menerima (mengikuti) apa-apa yang dilakukan oleh bangsa-bangsa terdahulu (pada masa silam), selangkah demi langkah, sehasta demi sehasta.” Diantara sahabat ada yang bertanya, “ Ya Rasulullah, apakah yang dimaksud(disini) seperti bangsa Persia dan Romawi?” Rasulullah saw. menjawab, “ Siapa lagi (kalau bukan mereka).”
Rasulullah saw. pun melarang kita menyerupai (tasyabbuh) ajaran suatu kaum. “ Siapa yang menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk kedalamnya,” sabda baginda Nabi saw. Nah, termasuk yang dijadikan bahasan hadits tersebut adalah ikut merayakan hari raya orang-orang diluar Islam, diantaranya Valentine’s Day itu.
Lebih jelas lagi adalah apa yang disebut dalam surah al-Furqan ayat 72 tatkala menjelaskan cirri-ciri orang beriman. Allah Ta’ala menyebutkan satu diantaranya adalah mereka yang tidak menyaksikan kepalsuan. Firman-Nya, “ Dan orang-orang yang tidak memberikan persaksian palsu (adz-dzur)….”
Menurut  para ahli tafsir Al-Qur’an seperti Ibnu Abbas, lafal adz-dzur itu artinya adalah ‘ayyadul musyrikin (hari raya orang-orang musyrik). Masih menurut mereka, haram hukumnya bagi  kaum muslimin untuk hadir apalagi merayakan hari raya diluar islam.
Dan bicara soal Hari Raya, bukankah Islam sudah memberikan alternative yang Hari Raya yang jauh lebih baik dari Hari Raya manapun? Nabi kita bersabda, “ Sesungguhnya Allah telah mengganti  Hari Raya dengan dua Hari Raya yang lebih baik bagi kalian; Idul Fitri dan Idul Adha.”

Mengambil sikap
Jadi, apa jawaban kamu ketika ditanya kenapa ikut dalam perayaan Valentine’s Day? Karena acara itu adalah perayaan kasih sayang? Bisa jadi sebagian besar jawabanya demikian. Tapi kamu harus tahu bahwa “kasih sayang” versi bangsa yang melahirkan acara ini tidak lebih dari mengumbar hawa nafsu. Buat orang-orang sekuler dan liberal seperti barat sana,biasanya mengucapaka ; making love. Nah, tentu saja arrtinya “bermain cinta” yang ujung-ujungnya adalah zina.
Cukuplah kita semua melihat apa yang ditayangkan di film-film televise. Bahwa cinta dan pacara itu sudah lekat dengan pergaulan bebas bak coklat nempel di gigi. Ada pegangan tangan, pelukan, ciuman dan nau’dzubillah sampai hubungan badan. Istilah lainya, gaul ala KNPI (Kissing, necking, Pettingm dan Intercourse). Yang jelas  kita tidak mau melakukan kaya itu kan?
And, kamu juga harus sadar, bahwa banyaknya teman-teman kamu termasuk di seluruh dunia yang ikut merayakan Valentine’s Day bukan berarti acara tersebut sah dan legal. Soalnya, sah dan legal acara tersebut bukan bergantung banyaknya orang yang melakukan perbuatan itu. Tidak, juga bergantung dari selera kamu sebagai manusia yang memandang persoalan hanya dari ukuran perasaandan fikiran kamu semata. Tapi, seluruhnya disandarkan kepada ajaran-ajaran Islam. Islam sebagai patokan.
Sebagai seorang remaja muslim yang beriman kepada Allah dan hari akhir, tentu kita  tidak layak mengikuti budaya yang tidak jelas  asalnya. Terlebih Valentine’s Day ini adalah produk peradapan barat yang sekuler, yang memisahkan antara agama dengan kehidupan.
Valentine’s Day hanya sebuah sarana dari sekian banyak peradapan Barat yang notabene terbilang maju dan “hobi” menghancurkan Islam. Bisa jadi Valentine’s Day adalah sebagai alat penjajahan Barat. Paling tidak dari sisi buadaya dan gaya hidup.
          Ada baiknya kita merenungkan pernyataan sosiolog muslim yang terkenal, yakni Ibnu Khaldun. Apa yang dikemukakannya ? Ibnu Khaldun berkata,

Yang kalah cenderung mengekor yang menang  dari segi pakaian, kendaraan, dan bentuk senjata yang dipakai. Malah meniru dalam setiap cara hidup mereka, termasuk dalam masalah ini adalah mengikuti adat istiadat mereka, bidang seni; seperti seni lukis dan seni pahat (patung berhala), baik di dinding-dinding, pabrik-pabrik maupun rumah-rumah”

Sumber : Solihin, Oleh. 2001. Jangan Jadi Bebek. Jakarta : Gema Insani

Share/Save/Bookmark

Melenyapkan Koin dari Telapak Tangan

Kali ini saya akan berbagi lagi tentang dunia persulapan, ini juga sebenarnya artikel yang sudah lama saya tulis namun tidak terposting karena kesibukan dalam penyelesaian Tugas Akhir Kuliah, ini tentang  sebuah trik yang sederhana yakni melenyapkan koin dari telapak tangan , alatnyapun sangat sederhana yakni sebuah koin dan yang wajib ada yakni tangan Anda..hehe

Efek                : Koin lenyap
Perlengkapan  : Koin
Persiapan        : Tidak ada

1. Perlihatkan koin yang terletak di pangkal jari-jari tangan kanan Anda!
2. Tumpangkan sisi bawah  jari kelingking tangan kanan  Anda  di atas jari-jari tangan kiri Anda (ilustrasi 1)
3. Tekuk jari-jari tangan kanan Anda  kea rah tubuh Anda, dan gerakan ini dalam penglihatan penonton akan tampak bahwa Anda menjatuhkan koin itu ketelapak tangan kiri Anda. Padahal, sebenarnya jari-jari tangan kanan anda yang dilengkungkan itu menahan koin tetap dalam cekalan pangkal jari-jari tangan kanan Anda. Seperti inilah posisi  telapak  tangan ( ilustrasi 2 )

4. Kepalkan tangan  kiri  anda  dengan  gerakan  seolah-olah koin itu  sudah ada dalam genggaman tangan tersebut .Turunkan  kebawah  lalu  balikkan agar mata penonton  tertuju  ketangan  tersebut !  Jari-jari  telunjuk tangan kanan menunjuk ,kemudian  jauhkan tangan Anda ( ilustrasi 3 )!

5.Sekarang, dengan  santai Anda dapat menurunkan tangan kanan Anda  ke samping tubuh Anda karena perhatian penonton telah terfokus ke tangan kiri Anda. Selipkan koin itu ke saku kanan Anda atau boleh juga tetap dalam genggaman tangan  untuk di perbanyak nanti !

6.Perlahan-lahan bukalah tangan kiri Anda untuk memperlihatkan kepada para penonton bahwa koin itu telah  lenyap!

Selamat mencoba, moga berhasil ! dan buat teman-teman anda kagum.

Sumber : Mintareja, Harry. 2007. Trik-trik Sulap Koin. Bandung: Pioner Jaya.

Share/Save/Bookmark

Koin Tembus Gelas

Kali ini saya akan berbagi tentang dunia persulapan, sebenarnya sudah lama saya nulis artikel ini namun tidak terposting karena kesibukan dalam penyusunan Tugas Akhir Program Kuliah (KTI,red-),meskipun sebenarnya saya sendiri tidak begitu bisa tentang trik ini tapi saya akan  tetap berbagi jadi bila Anda bisa maka Anda bisa mengajari saya..hehe

Efek                   : Sekeping koin yang dipinjam dari penonton/orang lain menembus dasar sebuah gelas dan masuk kedalam gelas itu.
Perlengkapan    : Sekeping koin (lebih berat lebih baik) dan sebuah gelas yang mulus atau rata permukaannya. Akan lebih efektif jika gelas tersebut dipinjam dari seorang penonton
Persiapan        : Tidak ada

1. Pegang  gelas dengan  menggunakanibu jari dan kelingking tangan kiri Anda, dengan mulut gelas tertutup oleh telapak tanagn kiri Anda. Perlu diingat, jari-jari tangan kiri lainya harus mudah digerakkan tanpa menganggu pemegangan gelas tersebut.

2. Perlihatkan koin di tangan kanan Anda. Pegang  koin itu dengan ujung-ujung  jari tangan  kana Anda dan tempelkan kepermukaan bawah dasar gelas tersebut (ilustrasi 1!)
C:\Documents and Settings\WinXP\My Documents\my blog\Ilustrasi 11.jpg

3. Rentangkan tanganAnda dan, dengan cepat, rapatkan kembali keduanya!  Pada saat  kedua tangan Anda saling menempel, tangan kanan melepaskan koin dan, karena bergerak momentum yang diberikan oleh tangan kanan-koin itu melintas didepan gelas dan ditangkap dengan jari-jari tangan kiri yang dijulurkan. (ilustrasi 2).
C:\Documents and Settings\WinXP\My Documents\my blog\Ilustrasi 12 .jpg
  
4. Segera setelah menangkap koin, tangan kiri bergerak ke kiri, kemudian disentakkan ke kanan sehingga menyebabkan koin itu melayang  dalam gelas tersebut. Dalam waktu yang bersamaan, tangan kanan menepuk dasar gelas . (ilustrasi3)
C:\Documents and Settings\WinXP\My Documents\my blog\Ilustrasi 13.jpg
  
5. Karena koin itu bergerak sedemikian cepat, sehingga tidak bisa diikuti mata, maka dalam penglihatan penonton koin itu seolah-olah menembus dasar gelas. 

Selamat Mencoba bro...! Moga berhasil dan buat orang-orang disamping Anda kagum..

Sumber : Mintareja, Harry. 2007. Trik-trik Sulap Koin. Bandung: Pioner Jaya.

Share/Save/Bookmark

Istilah-Istilah Dalam Google Adsense



Kalau Anda seorang Blogger, pasti ga asing mendengar yang namanya Google Adsense, tapi bagi Anda yang bukan blooger istilah Google Adsense pasti sangat asing  di telinga Anda, disini saya seorang blogger (meskipun masih amatir, hehe) akan berbagi pengetahuan dengan Anda tentang  peristilahan dalam Google Adsense.

Google Adsense adalah program kerjasama periklanan melalui media internet  yang diselenggarakan oleh google. Melalui program periklanan Adsense, pemilik situs web atau blog yang telah mendaftar dan disetujui keanggotaanya diperbolehkan memasang unit iklan yang bentuk dan materialnya  telah ditentukan oleh google di halaman web mereka. Pemilik situs web atau blog akan mendapatkan pemasukan berupa pembagian keuntungan dari google untuk setiap iklan yang dilink oleh pengunjung situs, yang dikenal sebagai system Pay Per Click (PPC) atau bayar per clik. Adakalanya pemilik situs web atau blog mendapatkan keuntungan dari setiap 1000 impression/ tampil ( Paid Per Impression), akan tetapi metode ini hanya berlaku untuk iklan-iklan tertentu dan dibuka dinegara-negara tertentu pula.
contoh Google Adsense

Selain menyediakan iklan-iklan dengan sistem bayar per klik, Google Adsense juga menyediakan adsense untuk pencaraian (adsense for Search) dan iklan arahan (Referral), pada adsense untuk pencarian, pemilik situs web dapat memasang pencarian Google dihalaman web mereka. Pemilik situs akan mendapatkan pemasukan dari google untuk setiap pencarian yang dilakukan pengunjung melalui kotak pencarian tersebut, yang lanjut dengan klik pada iklan yang disertakan pada hasil pencarian. Jadi, tidak semua hasil pencarian itu berupa iklan yang dibayar, Biasanya yang diberi kotak dan bertuliskan”Ads by google”. Pada iklan arahan (Referral, pemilik situs akan menerima pemasukan setelah klik pada iklan berlanjut dengan tindakan tertentu oleh pengunjung (biasanya berupa mendaftar, mendownload, membeli, atau menggunakan produk) yang telah disepakati antara Google dengan pemasang iklan tersebut, setelah kita mengerti tentang Google Andense baru kita sekarang mengenal Istilah-Istilah dalam Google Adsense.
  1. Publisher adalah orang atau pemilik situs yang sudah bergabung dan memasang iklan Iklan Adsense  di situs mereka.
  2.  Ad units adalah iklan Adsense itu sendiri
  3. Link units hamper sama dengan Ad units tetapi formatnya mirif dengan menu yang biasa kita temui di situs-situs web. Pembeda link units dengan Ad units adalah pada saat pegunjung meng-klik iklan ini. Pada link units ia akan diarahkan pada halaman hasil pencarian di search engine Google. Publisher baru akan mendapatkan pemasukan apabila pengunjung mengklik salah satu Ad unit yang ada di halaman tersebut. Link units menghasilkan pemasukan uang lebih banyak dibandingkan dengan Ad unit biasa
  4.  Adsense for content adalah iklan Adsense yang dipasang di dalam suatu halaman. Iklan-iklan yang muncul berhubungan dengan isi halaman tersebut (kontekstual). Ad units dan link units termasuk ke dalam Adsense for content
  5. Alternate ads adalah iklan yang muncul ketika iklan utama yang kontekstual dengan isi web habis. Google memperbolehkan kita untuk memasang Alternate ads atau iklan alternative. Jika Ad units yang dibuat telah diatur dengan menggunakan Alternatif  ads tidak muncul akan keluar iklan alternative yang telah diatur sebelumnya.
  6.  Channels adalah  semacam label yang dapat diberikan pada Ad units, Link units, Adsense for search, dan Referrals. Satu unit iklan dapat memiliki lebih dari satu label. Sebaliknya, satu label dapat digunakan  untuk lebih dari satu iklan. Di halaman laporan google Adsense akan dikelompokan berdasarkan Channels, sehingga memudahkan publisher untuk menganalisa performa Adsense mereka. Umumnya, publisher akan memberikan nama Channels yang  sama pada unit-unit iklan yang ada di satu situs. Jika ingin  lebih detail, diberikan nama Channels yang berbeda  pada setiap unit iklan di masing-masing situs. Maksimal jumlah Channels yang di perbolehkan yang diperbolehkan adalah 200 kanal.
  7. Page impressions adalah jumlah yang menunjukan berapa kali halaman yang memuat Ad unit dibuka oleh pengunjung. Nilainya tidak terpengaruh oleh kuantitas Ad units yang ada di dalam halaman bersangkutan.
  8.  Clicks adalah jumlah klik pada Ad units milik publisher. Dalam halaman laporan Adsense, publisher dapat melihat total klik yang ia dapatkan maupun berdasarkan Ad units atau Channelnya.
  9. CTR (Clik through rate) adalah perbandingan persen antara jumlah klik yang diterima suatu Ad units  dengan jumlah tampilan Ad unit tersebut. Misalnya, satu Ad units yang ditampilkan 40 kali dan diklik 10 kali maka nilai CTR 25% (10:40)
  10. CPC (Cost per clik) adalah jumlah uang yang akan didapatkan oleh publisher apabila Ad units tertentu diklik. Nilai CPC masing-masing Ad units berbeda dan ditentukan oleh banyak faktor, termasuk dan kualitas situs milik publisher. Secara umum, nilai maksimalnya adalah 20% dari nilai tawaran dinamis dari pemasangan iklan.
  11. ECPM (Effective CPM/Cost per million) adalah hasil pembagian antara jumlah pendapatan publisher dengan jumlah impresi halaman ( per. 1.000) yang ia dapatkan dari iklan-iklannya. Sebagai contoh, publisher yang menghasilkan  USD 200 dari 50.000  impressi akan memiliki nilai CPM sebesar USD 4 (USD 200 dibagi 50).


 Sumber:  Team Cyber. 2010. Jurus-jurus go Blog Menghasilkan Uang dari Blog. Jakarta :  HP Cyber Community

Share/Save/Bookmark

Stress Bisa Merusak Otak

Suatu stress bagai obat, dalam jumlah yang tepat bermanfaat namun beracun jika berlebih. Adrenalin yang diproduksi tubuh saat mengalami stress menimbulkan sensasi  kesenangan dan gairah , sehingga kita seringkali bersemangat menjalani kehidupan . Namun stess berkepanjangan berakibat fatal. Otak dan syaraf bisa rusak.
 Bagaimana stress yang tidak nyata bisa merusak tubuh?  Jawabanya, stress memicu perubahan kimia tubuh.
 Dalam situasi  yang menekan, tubuh bereaksi dengan mengeluarkan berbagai hormone seperti adrenalin, norepinephrin, dan kortisol. Hormon-hormon ini meningkatkan denyut jantung dan pernapasasan, mengirim lebih banyak darah ke otot rangka, meredakan nyeri , menstimulasi system kekebalan tubuh, serta mengubah gula dan lemak menjadi energy.
stress

Mekanisme itu merupakan naluri tubuh dalam bersiap menghadapi ancaman dari luar. Membuat individu bersangkutan menjadi waspada dan bersemangat untukmelakukan perlawanan. Jika situasi menekan lelah dilalui, maka tubuh menjadi normal kembali.
Boleh dibilang stress merupakan proses normal tubuh dalam mengatasi ancaman emosional maupun tantangan. Respon terhadap stressor (penyebab stress) berfungsi melindungi organ tubuh. Namun, keberadaan stressor terus menerus misalnya penyiksaan atau tindakan kekerasan yang berlangsung lama, peperangan, menderita sakit kronis, maupun terjebak pada situasi yang menekan, berpotensi mengganggu kesehatan.

Stress yang berkepanjangan dapat akan meningkatkan tekanan darah dan denyut jantung,  menimbulkan gangguan pencernaan, ketegangan otot dan  nyeri punggung, melemahkan system kekebalan tubuh, meningkatkan kerentanan terhadap infeksi serta memperparah kondisi kronis misalnya eksim.
Paul J Lambroso dari Universitas Yale dan Robert  Sapolsky dari Universitas Stanford meneliti hubungan antara stress dan kesehatan. Dalam laporan yang dimuat di Journal American Academy of Child and Adolescent Psychiatry dipaparkan, kucuran hormone stress berkepanjangan dapat mengerutkan bagian tertentu otak, terutama hippocampus yaitu bagian otak yang berperan dalam proses kognitif. Karenya tidak jarang seseorang yang mengalami stress berkepanjangan menjadi pelupa dan sulit belajar. Walau mungkin untuk dipulihkan , namun dalam jangka panjang kerusakan menjadi permanen.
“ Respon stress sangat penting untuk keselamatan. Namun, stress berlebihan merusak  pelbagai aspek fisiologi, termasuk respon imun, system kardiovaskuler, maupun kemampuan reproduksi. Stres juga membahayakan system saraf” ulas Sapolsky.

Respon stress ditandai dengan produksi sejumlah molekul termasuk hormone  glukokortikoid yakni hidrokortison merupakan molekul tidak larut air, sehingga tinggal lebih lama di peredaran darah. Karena itu, pengaruhnya juga lebih lama dibanding hormone peptida, faktor pertumbuhan dan neurotransmitter.
Glukokortokoid berlebih menyebabkan gangguan pada proses dendrit yaitu pengantaran rangsangan oleh juluran protoplasma sel saraf ke badan sel saraf sehingga menyebabkan perubahan bentuk.
Selain gangguan proses dendrite , hormone stress juga meruasak syaraf pyramidal dari hippocampus. Jika stress segera berakhir , kerusakan bisa diperbaiki. Tetapi , jika stress berkepanjangan menyebabkan sel saraf keburu mati sebelum memulihkan diri.
Tidak hanya mengganggu pengantaran rangsangan ke sel saraf, stress juga menghambat proses pembaruan jaringan syaraf. Hal ini dikemukakan Direktur Laboratorium Neuroendokrinologi Universitas  Rockefeller, New York, Amerika Serikat, Bruce McEwen, sebagaimana dikutip situs Huntingtons Disease (HD) Lighthouse.

Dalam Kongres  Internasional Neuroendokrinologi yang berlangsung di New York, September 2002, McEwen melaporkan, selain menyebabkan pengerutan hippocampus pada tikus percobaan serta perubahan proses dendrite, stress juga menghambat neurogenesis atau pembentukan jaringan saraf.
Tim McEwen menemukan penurunan proliferasi (perkembangan) sel precursor (pemicu pembentukan ) sel asaraf hingga setengah jumlah seharusnya pada hippocampus tikus setelah diberi perlakuan  yang menimbulkan stress  selama tiga minggu.
Pelepasan asam amino akibat ketegangan misalnya  glutamate juga menimbulkan akibat serupa. MCEwen menduga penghambatan neurogenesis merupakan bentuk perlindungan dari bahaya kerusakan akibat ketegangan berlebihan.
Bagian dan fungsi otak

Bagaimana dengan pengaruh stress pada masa kecil? Pada percobaan dengan binatang sebagaimana dipaparkan dalam situs National Institute of Mental Health, AS, para peneliti membuktikan masa awal kehidupan sangat menentukan kemampuan menghadapi  stress di masa selanjutnya.
Mereka melakukan pengamatan terhadap anak tikus selama 15 menit tiap hari dari induknya. Reaksi induk dengan menjilat  dan mengurus  anak saat dikembalikan mengubah kimia otak anak tikus kea rah positif dan membuatnya lebih tahan terhadap rangsang stress. Perilaku itu membuat anak maupun induk tikus  bereaksi sewajarnya terhadap stress. Tidak menunjukkan kegelisahan berlebihan.
Hal ini berbeda dengan kondisi anak tikus yang dipisahkan dalam waktu yang jauh lebih lama, yaitu tiga jam per hari. Induk tikus cenderung mengabaikan anaknya saat dikembalikan. Akibatnya, anak tikus memperlihatkan respon berlebihan terhadap stress. Respon itu dilaporkan terbawa sampai tikus menjadi  dewasa.
Menurut  para ilmuwan, tikus yang dirawat baik dan di besarkan dalam kondisi penuh kasih sayang memiliki lapisan luar otak lebih tebal dan jaringan sel saraf lebih lebat  di bandingkan tikus yang terabaikan.
Penelitian lain terhadap bayi monyet yang dibesarkan oleh induk yang mengalami kesultan untuk mendapatkan makanan menunjukkan anak monyet memiliki cortioco-tropin releasing factor (CRF) dalam kadar tinggi dalam cairan otak dan sumsum tulang belakang. Pola ini juga tampak pada manusia yang mengalami gangguan stress  traumatic  dan depresi. Induk monyet yang mengalami stres akibat pemberian makanan yang tidak menentu bersikap inkonsisten dan seringkali  mengabaikan anaknya. Akibatnya, anak monyet mengalami kecemasan  luar biasa  jika dipisahkan dengan induknya atau berhadapan dengan lingkungan baru. Saat dewasa, monyet tersebut kurang mampu bersosialisasi dan cenderung tunduk pada monyet lain.
Meski terlalu dini untuk membuat kesimpulan dari eksperimen terhadap binantang, namun hasil penelitian itu perlu dipertimbangkan, Perlu penelitian lanjutan untuk melihat pengaruh stress masa kecil terhadap respon stress sepanjang  hidup  individu serta perkembangan lapisan luar otak.

Mengingat bencana, perubahan hidup, konflik dan pelbagai hal lain yang bisa menimbulkan reaksi stress merupakan bagian dari kehidupan , penting bagi kita untuk belajar mengendalikan penyebab stress sehingga tidak mengganggu kesehatan. Cara kita memandang stressor  menentukan apakah stress dianggap sebagai tantangan atau ancaman, untuk menyemangati hidup atau merusak hidup.
 Ada banyak kiat untuk menghadapi stress. Salah satunya dengan rajin berolahraga. Sejak lama olahraga terbukti berkhasiat memperkuat ketahanan tubuh, meredakan ketegangan, dan membuat tidur lebih nyenyak. Hal ini membantu tubuh memulihkan diri , setidaknya mengurangi stress, depresi, dan kecemasanTak kalah penting adalahbergaya hidup sehat, tidak merokok, tidak minum alcohol, mengkonsumsi gizi seimbang, mengontrol berat badan, serta membiasakan diri untuk tenang. Sikap tenang, percaya diri dan optimistis, akan meningkatkan memampuan memecahkan masalah.



Sumber Referensi:
Kasih Yang Menyembuhkan (Peran Keluarga Dalam Menangani Penyakit), 2007. PT  Kompas Media Nusantara. Jakarta : Penerbit Buku Kompas

Share/Save/Bookmark

Kebocoran Jantung Pada Anak

Artikel ini saya buat untuk menambah informasi bagi kita yang tidak bisa lepas dengan yang namanya penyakit, penyakit adalah sesuatu yang selalu ada di sekitar kita dan bisa mengancam jiwa kita, sumber dari artikel ini sebenarnya dari sebuah buku yang saya beli dengan harga obral, tapi meskipun begitu banyak sekali informasi dan pengetahuan yang terdapat pada buku tersebut setelah saya membacanya, sehingga saya mau berbagi dengan Anda mengenai isi dari buku tersebut.

Jantung Normal

 Penyakit jantung bukan hanya monopoli orang dewasa, melainka juga di alami anak-anak. Sejak masa dalam rahim, manusia rentan terhadap kelainan jantung bawaan yang terjadi pada masa organ tubuh vital itu
Pusat  Jantung Nasional Harapan Kita Menyebutkan dari  1.000 bayi yang lahir hidup di berbagai daerah di Tanah Air, enam hingga sembila di antaranya mengindap kelainan jantung bawaan. Dengan demikian, tiap tahun sedikitnya 40.000 bayi hidup dengan jantung bocor.
Mayoritas bayi yang lahir dengan penyakit jantung bawaan (PJB) itu meninggal sebelum berusia satu tahun. Sementara bayi yang bisa diselamatkan melalui pembedahan hanya 800 hingga 900 kasus pertahun, sebagian besar dilakukan di Pusat jantung Harapan Kita.
PDA

Berbeda dengan angka kasus penyakit jantung reumatik yang cenderung menurun namun dalam beberapa tahun terakhir, jumlah kasus kelainan jantung bawaan justru tidak menurun. “ Penyakit jantung bawaan sudah terjadi ketika bayi masih dalam kandungan”, kata Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Prof dr Bambang Madiyono SpJP, SpA(K).
ASD

Terjadinya kelainan jantung bawaan masih belum jelas namun dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk genetik. “ Pembentukan jantung janin yang lengkap terjadi pada akhir semester pertama potensial dapat menimbulkan  gangguan pembentukan jantung, terutama pada tiga bulan pertama  usia kehamilan”, kata Bambang.
Ada  beberapa faktor yang dapat menimbulkan gangguan jantung  yang  dapat menimbulkan gangguan jantung yang terjadi pada masa kehamilan tiga bulan pertama, antara lain paparan sinar rontgen, trauma fisik dan psikis, serta minum jamu atau pil kontrasepsi.
Kelainan jantung bawaan juga dapat terjadi  jika ibu dan janin berusia di atas 40 tahun, menderita penyakit kencing manis, campak dan hipertensi (darah tinggi) serta jika ayah dan ibu merokok saat janin berusia 3 bulan dalam rahim.

Kebocoran
Kebocoran sekat jantung pada anak ditandai terhambatnya pertumbuhan anak. Anak dengan PJB juga memiliki berat badan tidak seimbang dengan usianya, nafsu makan berkurang, tidak kuat menyedot air susu ibu (ASI). Anak tampak lesu dan mudah capai. Bila di rontgen, jantung tampak membesar dan dengan pemeriksaan stetoskop terdengar suara bising (murmur). Penderita juga tidak henti-hentinya batuk dan demam.
Dr.Ganesja M Harimurti SpPJ, spesialis jantung dari Subbagian Jantung Anak Rumah Sakit (RS) Jantung Harapan Kita memaparkan, ada dua golongan besar penyakit jantung bawaan (PJB), yaitu jenis biru (sianotik) dan tidak biru(nonsianotik). ” Kedua golongan itu sama-sama banyak di jumpai pada pasien,” ujarnya.
SP

Pada PJB biru, bibir, lidah dan kuku terlihat biru. Warna biru kian nyata bila bayi menangis. Hal ini terjadi karena adanya kelainan pada organ jantung yang mengakibatkan darah kotor mengalir ke sirkulasi darah bersih sehingga bayi menjadi biru. Bila terlalu banyak darah kotor beredar kesirkulasi darah bersih  dan memesuki  organ-organ penting seperti otak, maka dapat terjadi sesak nafas disertai kejang, bahkan kematian.
Namun, pada pekan pertama kelahiran, warna biru biasanya belum tampak dan baru muncul setelah bayi berusia beberapa minggu atau beberapa bulan.
Pada golongan PJB tidak biru, keluhan yang sering terjadi, antara lain sesak nafas, kesulitan minum (sering berhenti saat minum seolah kelelaha, berkeringat berlebihan) sehingga berat badannya sulit bertambah. Selain itu penderita sering terkena infeksi saluran nafas  bagian bawah, bahkan banyak di antaranya mengindap ” penyakit paru kronis atau flek paru”.
VSD

PJB tidak biru yang sering dijumpai adalah kebocoran pada sekat bilik (Ventricular Septal Defects/VSD), sekat serambi (Atrial Septal Defects/ASD), terus terbukanya pembuluh yang menghubungkan nadi paru (Patent Ductus Arteriosus/PDA) menetap, penyempitan katup nadi paru  (Stenosis Pulmonal/PS)
“ PJB tidak biru ini sulit dideteksi karena tidak ada gejala fisik yang khas seperti PJB biru. Pada diagnosa awal, penderita kadang dianggap menderita penyakit paru-paru sehingga didiamkan saja,” kata Ganesja
Pada kasus ASD, VSD, dan PDA, kebocoran adakalanya tidak terdeteksi hingga beberapa hari kelahirannya. Baru setelah bayi berusia seminggu atau lebih, tekanan pada bilik kanan dan pembuluh nadi paru turun sejalan dengan berkembangnya fungsi paru, dan terlihatlah tanda kebocoran.

Pada kasus bayi dengan kelainan ASD, VSD, dan PDA, umumnya kebocoran yang terjadi tidak sampai membuat biru, ini lantaran darah kotor darii bilik kanan tidak beredar ke seluruh tubuh. Sebaliknya darah bersih dari bilik kirilah yang “menyeberang” ke jantung kanan  dan menuju paru-paru. Bila lubang kebocoran  hanya sedikit, biasanya bayi tidak terlalu memeperlihatkan keluhan.
Jika kebocoran makin besar, tanda-tanda “banjir paru” baru terlihat, antara lain bayi mulai terlihat  sesak nafas, sering mengalami infeksi saluran nafas bagian bawah, dan susah minum. Darah yang membanjir ke paru-paru bisa merusak pembuluh darah di jaringan paru-paru.
“PJB tidak biru ini bisa dideteksi dari detakan jantung bayi yang tidak normal dengan menggunakan stetoskop,” kata Ganesja.

Penanganan Medis
Untuk mencegah gangguan jantung pada janin, Ganesja menyarankan agar pada masa tiga bulan pertama kehamilan, para ibu harus menjaga kondisi kesehatan badan, tidak mengonsumsi obat antibiotic secara sembarangan, tidak merokokdan rajin berkonsultasi dengan dokter kandungan.
“Kelainan jantung bawaan ini perlu diwaspadai sejak dini, Ini bisa dilakukan dengan menggunakan USG jantung pada usia kehamilan 16 minggu dimana jantungnya sudah terbentuk sempurna,” ungkap Ganesja
Evaluasi awal untuk menegakkan diagnosis PJB meliputi beberapa tahap, yakni evaluasi klinis yang meliputi riwayat penyakit dan pemeriksaan fisis, pemeriksaan penunjang sederhana, ekokardiografi yang terdiri dari M mode, dua dimensi  dan Doppler, serta katerisasi jantung  yang meliputi penghitungan hemodinamik dan angiografi. “Penanganan PJP biru lewat pembedahan,” ujarnya.

Namun, belakangan ada kecenderungan kardiologi  pediatric intervensi nonbedah mulai mengambil alih peran bedah  dalam penanganan PJB  tidak biru. Pelebaran katup pulmonal, katup aorta dan koartasio aorta dapat dilakukan dengan teknik ballon valvuloplasty secara transkateter. “ Intervensi nonbedah diharapkan tidak menimbulkan rasa takut pada anak,” kata Ganesja.
Sejauh ini, kendala utama penatalksanan penyakit PJB adalah ketidaktahuan orangtuanya kalau anaknya sakit jantung, sehingga penaganan medis terlambat. Ini ditambah oleh keterbatasan kemampuan dokter umum maupun dokter anak dala mendeteksikelainan jantung pada anak. “ Kalau terlambat di bawa kesentra  jantung terdekat, penyakit itu tidak bisa diapa-apain lagi,” tuturnya
Ketua Yayasan Jantung Anak Indonesia Wahyu Widayati berharap, teknologi kesehatan  di bidang intervensi kelainan jantung bawaan ini terus berkembang dengan biaya pengobatan makin murah. Dengan demikian, kebocoran jantung pada anak ini bisa diatasi sehingga para penderita kelainan jantung bawaan tidak kehilangan keceriaan masa kanak-kanak.    

Sumber Referensi:
Kasih Yang Menyembuhkan (Peran Keluarga Dalam Menangani Penyakit), 2007. PT  Kompas Media Nusantara. Jakarta : Penerbit Buku Kompas



Foto bareng teman dan dosen saat pelatihan di Rumah Sakit Harapan Kita


Share/Save/Bookmark